Pelanggaran Prinsip Kerja Sama pada Acara Catatan Najwa Episode Susahnya Jadi Perempuan
DOI:
https://doi.org/10.53696/27219283.145Keywords:
pelanggaran, prinsip kerja sama, catatan najwaAbstract
Penelitian ini berjudul Pelanggaran Prinsip Kerja Sama pada Acara Catatan Najwa Episode Susahnya Jadi Perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerja sama pada acara Catatan Najwa Episode Susahnya Jadi Perempuan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran prinsip kerja sama yang meliputi maksim kuantitas sebanyak 25 tuturan dengan alasan pelanggaran menginformasikan, maksim kualitas sebanyak 5 tuturan dengan alasan pelanggaran menginformasikan, maksim relevansi sebanyak 15 tuturan dengan alasan pelanggaran menginformasikan, dan maksim pelaksanaan sebanyak 14 tuturan dengan alasan pelanggaran menginformasikan.
Downloads
References
Sadasri, L. M. (2021). Isu Perempuan Di Media Baru (Analisis Konten Feminisme Dalam Akun Instagram @Magdaleneid Dan @Perempuantagartegar). Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi, 11-24.
Djajasudarma, F. (2012). Wacana dan Pragmatik. Bandung:Rafika Aditama.
Fauzi, A., & Aulida, R. G. (2020). Memahami Macam-Macam Tuturan Direktif Dalam Gambar Imbauan Pada KRL Jabodetabek: Tinjauan Pragmatik. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS).228-238.
Indrayani, L. K., Giri, N. L. K. Y., & Dewi, N. M. A. A. (2018). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Variety Show Jepang Gyouretsu no Dekiru Houritsu Soudanjo. Humanis, 22(4), 971-979. https://doi.org/10.24843/JH.2018.v22.i04.p19
Hestiyana, H. (2017). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Dalam Humor Madura [Breach of The Principle of Cooperation in Humor Madura]. TOTOBUANG, 4(2), 257–269.
Hidayat, T. W. (2021). Analisis Percakapan Komunikasi dalam Menentukan Keberhasilan Pesan. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal), 7(2), 166-176. https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i2.5632
Hidayati, N. N. (2018). Pelanggaran Maksim (Flouting Maxim) Dalam Tuturan Tokoh Film Radio Galau Fm: Sebuah Kajian Pragmatik. An-Nas: Jurnal Humaniora, 2(2).
Kridalaksana, H. (2001). Wicara (Pengantar Bahasa dan Kebudayaan Jawa). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Rahardi, R. K. (2015). Menemukan Hakikat Konteks Pragmatik. Prasasti: Conference Series. 17-23. https://doi.org/10.20961/pras.v0i0.63
Rahmanto, A. F. (2004). Peranan Komunikasi Dalam Suatu Organisasi. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 1(2), 59-75.
Setiawan, A., Basuki, R., & Rahayu, N. (2017). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Percakapan dalam Acara Mata Najwa Di Metro Tv. Jurnal Ilmiah Korpus, 1(1). 1-9. https://doi.org/10.33369/jik.v1i1.3121
Vardhani, N. K., & Tyas, A. S. P. (2018). Strategi Komunikasi Dalam Interaksi Dengan Mahasiswa Pertukaran Asing. Jurnal Gama Societa, 2(1). 9-16.
Wijana, W. & Rohmadi, M. (2010). Analisis Wacana Pragmatik Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dina Mariana Tarigan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
