Imbauan Publik dalam Wacana Persuasi di Kota Makassar
Keywords:
imbauan publik, wacana persuasi, fungsi wacana persuasi, efek wacana persuasiAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) wujud wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar; (2) fungsi wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar; dan (3) efek wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar. Data penelitian ini berupa data tulisan, yaitu kalimat- kalimat yang digunakan dalam imbauan publik di Kota Makassar. Data tersebut diperoleh dari wacana tulis yang memuat imbauan publik di Kota Makassar selama tahun 2020. Data tersebut dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, meliputi teknik baca dan teknik catat. Instrumen penelitian ini yakni kartu data dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup empat langkah kegiatan yakni (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penyimpulan/verifikasi.. Temuan penelitian ini berupa wujud, fungsi, dan efek wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar. Wujud wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian ini, yakni kalimat imperatif dan kalimat deklaratif. Kalimat imperatif yang ditemukan berupa (1) kalimat imperatif biasa, (2) kalimat imperatif permintaan, (3) kalimat imperatif ajakan, (4) kalimat imperatif suruhan, dan (5) kalimat imperatif larangan. Kalimat dekelaratif yang ditemukan, yakni (1) kalimat deklaratif aktif, dan (2) kalimat deklaratif pasif. Fungsi wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian, yakni (1) fungsi permintaan, (2) fungsi larangan, (3) fungsi perintah, (4) fungsi peringatan, dan (5) fungsi anjuran. Efek wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian ini, yakni efek positif dan efek negatif.
Downloads
References
Alwi, H., dkk. (2010). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Anggraini, B. (2005). Faktor- Faktor Penanda Kesantunan Tuturan Imperatif dalam Bahasa Jawa Dialek Surabaya. Jurnal Humaniora, 17(1), 67-77.
Chaer, A. (2010). Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
Claria, D. A. K., & Sariani, N. K. (2020). Metode Komunikasi Persuasif untuk Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Masyarakat di Desa Kesiman Kertalangu pada Masa Pandemi Covid-19. Linguistic Community Service Journal, 1(1). 1—10.
Darma, A. Y. (2014). Analisis Wacana Kritis dalam Multiperspektif. Bandung: PT Refika Aditama.
Effendy, O. U. (2009). Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Keraf, G. (2003). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Nusa Indah.
Kwon, K. H., dkk. (2016). Social Media Rumors as Improvised Public Opinion: Semantic Network Analyses of Twitter Discourses During Korean Saber Rattling 2013. Asian Journal Communication, 26(3). Diakses pada https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/01292986.2015.1130157.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2005). Qualitative Data Analysis (Terjemahan). Jakarta: UI Press.
Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mushadah, Z. S., & Triyono, S. (2019). Fenomena Hijrah di Indonesia: Konten Persuasif dalam Instagram. Jurnal Retorika, 12(2).117-127
Nadar, F. X. (2006). Penolakan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia (Kajian Pragmatik tentang Realisasi Strategi Kesopanan Berbahasa). Disertasi. Sekolah Pascasarjana UGM, Yogyakarta.
Neubaum, G., & Kramer, N. C. (2016). Monitoring the Opinion of the Crowd: Psychological Mechanismes Underlying Public Opinion Perceptions on Social Media. Media Psychology, 20(3). Diakses pada https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/15213269.2016.1211539
Pujianto. (2013). Iklan Layanan Masyarakat. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Purnami, W. H. (2018). Bahasa pada Papan Petunjuk Objek Wisata di Yogyakarta Berdasarkan Ranah Tempat. Jurnal Kadera Bahasa, 10(2), 69—78.
Rahardi, K. (2005). Pragmatik: kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Rahmayanti, U. (2015). Analisisis Wacana Iklan Layanan Masyarakat pada Harian Kompas Edisi Agustus 2015. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Rani, A. (2006). Analisis Wacana: Sebuah Kajian Bahasa dalam Pemakaian. Malang: Bayu Media Publishing.
Saleh, M., & Baharman. (2016). Kesantunan Imperatif Buku Teks Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama Kelas VII. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia UNM.
Sari, W. A. (2014). Wacana Persuasi pada Buku Agar Anak Rajin Shalat Karya Subhan Husain Albari. Naskah Publikasi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sartini, N. W. (2012). Tipe-Tipe Kalimat Imperatif Bahasa Indonesia Ragam Lisan Formal dalam Ujian Terbuka. Jurnal Linguistika. 1—11.
Silfia, R. M. (2014). Wacana Persuasi dalam Latar Belakang Skripsi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Jurnal Scriptorium,2(2), 76—85.
Sukarno. (2013). Retorika Persuasi sebagai Upaya Memengaruhi Jamaah pada Teks Khotbah Jumat. Jurnal Humaniora, 25(2) 215—227.
Suryatin, E. (2018). Tindak Tutur Imperatif dalam Wacana Persuasif ‘Larangan Membuang Sampah’ di Kota Banjarbaru. Mlangun Jurnal Ilmiah: Kebahasaan & Kesastraan, 15, 61—72.
Suryatin, E. (2019). Jenis, Bentuk, dan Makna Kalimat Perintah dalam Kisah ‘Satipis Apam Barabai’ Karya Ida Komalasari. Jurnal Undas, 5(2), 199—210.
Triadi, R. B. (2017). Penggunaan Makian Bahasa Indonesia pada Media Sosial (Kajian Sosiolinguisik). Jurnal Sasindo Unpam, 5(2), 1—26.
Utari, Y. P. (2012). Analisis Wacana Persuasi Pada Artikel Islami Di Majalah Hadila Edisi Agustus s.d. Desember 2011. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Wardani, M. M. S. (2016). Bahasa Indonesia dalam Wacana Persuasif Imbauan Publik. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia. 564—568.
Wiguno, P. S. (2017). Efek Persuasi Peribahasa serta Implementasi Pembelajarannya di SMA. Jurnal Transformatika, 1(1), 90—105.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi. (2009). Analisis Wacana Pragmatik, Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wulandari. (2015). Tuturan Direktif dalam Wacana Motivasi Darwis Tere Liye di Media Sosial Facebook dan Kemungkinan Efek yang Ditimbulkannya. Jurnal Sastra Indonesia, 4(1), 1—12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Johar Amir, Muhammad Saleh, Muhammad Ilham, Ambo Dalle

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
