Makna Ungkapan Maritim Bahasa Makassar
Keywords:
makna, ungkapan, maritim, bahasa MakassarAbstract
Ungkapan pengunaan kata-kata maritim sudah tidak banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam setiap ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan-ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim yang diperoleh dari nelayan. Teknik pegumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari, (1) observasi (pengamatan), (2) wawancara, dan (3) catat. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data yaitu pendekatan semantik dengan menggunakan teori makna denotatif dan konotatif. Langkah-langkah teknik analisis data yang digunakan terdiri dari, (1) penerjemahan, (2) identifikasi, dan (3) interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat makna denotatif dan konotatif. Makna denotatif tersebut, yakni: data (1) menggambarkan bahwa laut juga adalah kuburan dan seperti itulah kehidupannya; data (2) menggambarkan kerelaan nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (3) menggambarkan ketidakpedulian jika air juga menjadi kuburan; dan data (4) panggilan kepada angin agar datang membawa angin yang baik. Makna konotatif meliputi: data (1) berisi etos kerja para nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (2) menggambarkan kegigihan dan etos kerja nelayan yang rela mati di laut demi mencari rezeki agar keluarganya bisa makan; data (3) menggambarkan etos kerja dan pantang menyerah nelayan dengan segala bahaya yang dihadapi nelayan karena baginya ia tidak masalah jika harus mati di laut demi mencari rezeki; dan (4) menggambarkan harapan seorang nelayan agar segera datang kehidupan yang lebih baik. Kesimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa ungkapan tersebut tidak hanya sekadar ungkapan tetapi ada yang bermakna sebagai penyemangat dan harapan.
Downloads
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V.
Candra, D. M., Syofyani, & Gusneti. (2014). Register Bahasa Nelayan di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Suatu Tinjauan Sosiolinguistik. Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Rineka Cipta.
Koentjaraningrat. (2009). Ilmu Antropologi. PT Rineka Cipta.
Mare, F. J. (2021). Representasi Ungkapan-Ungkapan Bahasa Lamaholot Lingkungan Kelautan Masyarakat Desa Bahinga Terhadap Peningkatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra.
Oktavianus. (2019). Bahasa dan Budaya Maritim: Identitas dan Pemerkaya Budaya Bangsa. Pustaka.
Prioharyono, J. E. M. (2015). Ensklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.
R, M. (2017). Sintaksis Bahasa Makassar (Suatu Tinjauan Transformasi Generatif). Deepublish.
Suhardi. (2015). Dasar-dasar Ilmu Semantik. Ar-Ruzz Media.
Untara, W. (2014). Kamus Bahasa indonesia: Edisi Revisi. Indonesia Tera.
Winarsih, S. (2022). Ensklopedia Sejarah Maritim. Mutiara Aksara.
Zulkifli, M., & Utari, N. (2022). Semua Bisa Pintar Ulangan Harian Tematik SD/MI Kelas 5. Wahyumedia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Serliana Serliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
