Pandangan Masyarakat Hokkian Jakarta Barat terhadap Makna dan Tata Cara Perayaan Cheng Beng
Keywords:
tata cara, makna, perayaan Cheng Beng, masyarakat HokkianAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan masyarakat Hokkian Jakarta Barat terhadap makna dan tata cara Cheng Beng serta faktor yang mempengaruhi perubahan makna dan tata cara Cheng Beng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi perubahan makna Cheng Beng yaitu perayaan Cheng Beng dilakukan sebagai tradisi yang harus dilaksanakan, tempat kumpul keluarga dan pesan dari leluhur. Terjadi juga perubahan tata cara di prosesi, persembahan dan lokasi perayaannya. Perubahan perayaan Cheng Beng masyarakat Hokkian di Jakarta Barat terjadi karena beberapa faktor antara lain difusi, asimilasi, akulturasi, invensi.
Downloads
References
Abdullah, A. Z., Prihatiningsih, W., & Putri, R. L. M. B. (2017). Konstruksi Makna Ritual Pemakaman Budaya Tionghoa di Heaven Memorial Park Bogor. Meta Communication: Journal of Communication Studies, 2(2), 15-23.
Hartati, C. D., & Gunawan, H. G. (2016). Strategi Adaptasi Orang Tionghoa Bekasi Dalam Upacara Chengbeng. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Semester Ganjil 2015/2016 Volume IV / No. 1, 64-79.
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang kehidupan (Edisi 5). Jakarta: Erlangga.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Lan, N. J. (2013). Peradaban Tionghoa Selayang Pandang. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Leavy, P. (2017). Research Design: Quantitative, Qualitative, Mixed Methods, Arts-Based, and Community-Based Participatory Research Approaches. New York: The Guilford Press.
Madona, D. (2017). Ritual Kremasi Etnis Tionghoa di Rumah Duka Rumbai Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa, 4(2), 1-14.
Ritchie, J., Lewis, J., Nicholls, C. M., & Ormston, R. (2013). Qualitative Research Practice: A Guide for Social Science Students and Researchers. London: Sage.
Annisa, H. (2018). Dampak Diaspora Tiongkok di Indonesia Tahun 2012-2017. Jurnal Online Mahasiswa, 5(2), 1-14.
Sufianto, A., Anggastia, N., & Hayani, Y.. (2012). The Comparison of Qingming Festival in Bengkalis City, Riau and in Sungailiat, Bangka. Lingua Cultura, 6(2), 149-161.
Silverman, D. (2020). Qualitative Research. London: SAGE.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto. (2010). 60 Management Gems. Jakarta: Kompas
Sutardi, T. (2007). Antropologi: Mengungkap Keragaman Budaya. Bandung: PT. Grafindo Media Pratama.
Widayati, N., & Sumintardja, A. D. (2003). Pemukiman Cina di Jakarta Barat. Jurnal Kajian Teknologi, 5(1), 1-24.
Yeremia, B., & Andayani, T. (2020). Tradisi Cheng Beng pada Etnis Tionghoa di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Buddayah: Jurnal Pendidikan Antropologi, 41-47.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Theresia, Angelica, Flinn Nickola Susantyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
