Hambatan Penggunaan E-Learning Bagi Mahasiswa PGSD Universitas Jambi
Keywords:
Barriers, E-learning, PGSD studentsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam penggunaan e-learning oleh mahasiswa PGSD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dikirim kepada mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa terbiasa menggunakan teknologi pembelajaran, memiliki akses mudah di mana saja dan kapan saja selama proses pembelajaran selama jaringan baik, dan menggunakan berbagai aplikasi dalam pembelajaran online. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa menghadapi berbagai tantangan selama menggunakan e-learning, termasuk masalah koneksi internet dan kesulitan teknis dengan platform e-learning, termasuk kurangnya interaksi tatap muka. Kurangnya keterampilan dan pengetahuan teknis di antara mahasiswa juga merupakan hambatan yang signifikan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya infrastruktur dan dukungan yang memadai untuk keberhasilan e-learning. Penelitian merekomendasikan agar universitas menyediakan dukungan teknis dan pelatihan bagi mahasiswa untuk mengatasi tantangan ini. Temuan penelitian ini dapat bermanfaat bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas e-learning bagi mahasiswa PGSD. Penelitian ini juga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas e-learning dalam meningkatkan hasil pembelajaran mahasiswa.
Downloads
References
Ajiatmojo, A. S. (2021). Penggunaan E-Learning Pada Proses Pembelajaran Daring. TEACHING?: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan 1(3): 229–35.
Darmawan, D. (2014). Pengembangan E-Learning: Teori dan Desain. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Darmika, I Putu., Gede., & I Made. (2017). Penggunaan E-Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 7(2).
Karwati, E. (2014). Pengaruh Pembelajaran Elektronik (E-Learning) Terhadap Mutu Belajar Mahasiswa. Jurnal Penelitian Komunikasi, 17(1), 41–54.
Khusniyah, T. W., & Wana, P. R. (2020). Persepsi Mahasiswa PGSD Pada Inovasi Pembelajaran Berbasis E-Learning. Wahana Sekolah Dasar 28(1): 1–10.
Maudiarti, S. (2018). Penerapan E-Learning Di Perguruan Tinggi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 32(1), 51–66.
Riasantika, W. Y., et al. (2021). Persepsi Mahasiswa Pgsd Ums Mengenai Pembelajaran E-Learning. : 5–6. http://eprints.ums.ac.id/97497/1/Naskah Publikasi.pdf.
Rudiantara, Y., Muluk, K., & Suryadi. (2016). E-Learning Sebagai Penerapan E-Government di Dunia Pendidikan ( Studi pada Universitas Brawijaya ). Wacana 19(3): 177–86.
Suharyanto, S., & Mailangkay, A. (2016). Penerapan E-learning sebagai Alat Bantu Mengajar dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Ilmiah Widya, 3(4), 17-21.
Wahidatul, S., & Hidayati, L. (2021). Peran E-Learning dalam Pembelajaran Mahasiswa Tata Busana Universitas Negeri Surabaya Pada Masa Pandemi Covid-19. 10: 69–78.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dhiyan Syahirah, Maria Qibtiah, Intan Nurhalisa, Eka Sastrawati, Andi Gusmaulia Eka Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
