Anxiety/Uncertainty Management sebagai Pengelolaan Dampak dari Fenomena “Catcalling”

Authors

  • Melati Budi Srikandi (1) Universitas Pendidikan Nasional
  • Mira Adita Widianti (2) Universitas Nasional

Keywords:

Anxiety/Uncertainty Management, Catcalling, Interpersonal Communication

Abstract

Saat ini terdapat fenomena catcalling membaur menjadi hal biasa yang terjadi di masyarakat. Catcalling didefinisikan sebagai siulan, panggilan, dan komentar yang bersifat seksual dan tidak diinginkan dengan korbannya yang rata-rata adalah seorang perempuan. Rendahnya literasi mengenai pelecehan seksual secara verbal ini menjadi pemicu terjadinya catcalling secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk untuk melihat kontribusi disiplin ilmu komunikasi dalam membantu mengelola dampak dari pelecehan seksual secara verbal, serta untuk menelaah apakah Anxiety/Uncertainty Management Theory (AUM) dalam komunikasi memiliki peranan dalam mengelola dampak catcalling sehingga korban catcalling dapat kembali beraktivitas. Maka dilakukan studi pustaka mengenai perkembangan budaya populer, catcalling di Indonesia, kecemasan komunikasi interpersonal, dan Anxiety/ Uncertainty Management Theory. Hasil studi pustaka menunjukkan korban catcalling yang notabene adalah kaum perempuan mengalami kecemasan dan ketakutan pacsa mengalami catcalling. Untuk menangani hal tesebut, terdapat konsep-konsep dasar pada AUM yang dapat menjadi landasan atau pertimbangan korban catcalling dalam mengelola dampak yang terjadi dalam dirinya. Konsep-konsep dasar AUM dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pasca menghadapi peristiwa catcalling adalah self-concept atau konsep diri, kemudian proses situasional dalam catcalling, motivasi melawan catcalling, serta mengantisipasi terjadinya catcalling pada diri sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bhasin, K. (2003). Memahami Gender, Cetakan ke-3. Jakarta: Teplok Press.

Burhan, B. (2009). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Chhun. (2019). Catcalls: Protected speech or fighting words. Thomas Jefferson Law Review.

Ellaine, A. (2019). Catcalling. https://www.scribd.com/document/372292281/Catcalling, 22.

Elvira, M. (2021). Analisis Pemanfaatan Instagram @Dearcatcallers.id Sebagai Media Untuk Membentuk Kesadaran Mengenai Isu Catcalling Terhadap Wanita di Indonesia. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(10), 5158-5174.

Fadilla, A. N. (2021). Catcalling Sebagai Perilaku Pelecehan Seksual Secara Verbal Ditinjau Dari Perspektif Hukum Pidana. Jurnal Belo, 7(2), 146-155.

Gudykunts, W. (2003). Cross-Cultural and Intercultural Communication. California: Sage Publications, Inc.

McDonald, L. (2021). Cat-Calls, Compliment, and Coercion. Pacific Philosophical Quarterly. University of Southern California and John Wiley & Sons Ltd, 1-23.

Prihatiningsih, W. (2017). Motif penggunaan media sosial instagram di kalangan remaja. Jurnal Communication, 8(1), 51-65. https://doi.org/10.36080/comm.v8i1.651

Rakhmat, J. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Saffana Zahro Qila, R. N. (2021). Catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual Traumatis. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(2), 95-106.

Setyanto, A. H. (2020). Fenomena catcalling sebagai bentuk pelecehan seksual secara verbal terhadap perempuan di Jakarta. Koneksi, 485.

Published

2022-11-26

How to Cite

Srikandi, M. B., & Widianti, M. A. (2022). Anxiety/Uncertainty Management sebagai Pengelolaan Dampak dari Fenomena “Catcalling”. Jurnal Sinestesia, 12(2), 659–669. Retrieved from https://www.sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/246

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)