Implementasi Model Perencanaan Philip Lesly oleh Basarnas Denpasar dalam Mengedukasi Tanggap Bencana Pada Masyarakat
Keywords:
Model Perencanaan Philip Lesly, implementasi, pelatihan, komunikasiAbstract
Secara geografis, Indonesia banyak memiliki wilayah dengan resiko tinggi bencana alam. Indonesia berada di daerah tropis pertemuan antara dua samudra dan dua benua yang membuat wilayah Indonesia rawan akan bencana banjir, tanah longsor cuaca ekstrim dan kekeringan yang memicu kebakaran hutan. Dalam mencegah dan menagani kecelakaan dan bencana, setiap negara pada dasarnya memiliki kewajiban menilindungi warga negarnya. Bencana alam tidak bisa diprediksi dengan mudah. Sangat perlunya pelatihan tanggap bencana dan pertolongan pertama gawat darurat bagi setiap orang. Salah satu program Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dalam mengedukasi masyarakat Indonesia adalah dengan mengadakan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan. Proses penyelengaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian sumber daya manusia. Perencanaan pelatihan pastinya disusun dengan baik agar kegiatan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditentukan. Model perencanaan yang digunakan Basarnas adalah model perencanaan Philip Lesly. Model perencanaan ini terdapat dua komponen utama yaitu organiasi dan publik. Dari dua komponen utama ini masing-masing memiliki empat tahapan dan dua tahapan. Penelitian ini mengkaji implementasi model perencanaan Philip Lesly Basarnas Denpasar dalam melaksanakan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan kepada masyarakat agar tanggap bencaana dan bagaimana tindakan yang dilakukan ketika terjadi gangguan saat pelatihan berlangsung.
Downloads
References
Badan Penaggulangan Bencana. (2020). Indeksi Risiko Bencana Indonesia, Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (2008). Peraturan Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Pedoman Penysunan Rencana Penaggulangan Bencana.
Cangara, H. (2013). Perencanaan & Strategi Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Dinda Miftakhul.,R. (2017). Search and Rescue Training Center. Institut Teknologi Sepuluh November.
Rosita, D., & Pratiwi, N. I. (2018). Strategi Komunikasi dalam Sosialisasi Literasi Media di Dinas Komunikasi dan Informasi (DISKOMINFO) Provinsi Bali. Jurnal Ilmiah dan Dinamika Sosial, 2(1), 1-12. https://journal.undiknas.ac.id/index.php/fisip/article/view/1778
Fajarina, F., & Widiantiny, V. (2021). Strategi Komunikasi Divisi Destinasi Wisata Provinsi Banten dalam Mempublikasikan Objek Wisata Tanjung Lesung Tahun 2019. Forum Ilmiah Indonusa, 18(2). 162-177.
Wijaya, I. S. (2015). Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Kegiatan Pembangunan. Lentera, 17(1). 53-61. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/lentera_journal/article/view/428
Ervianti, I. (2021). Implementasi Pembelajaran Sosiologi Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Karakter di SMAN 1 Pakue Kabupaten Kolaka Utara. Universitas Muhammadiyah Makasar.
Ulirrosifa, I. (2022). Strategi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Rembang dalam Mengurangi Kasus Pernikahan Anak di Bawah Umur. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ningsih, M. K., & Fatmawati, F. (2020). Strategi Komunikasi Gerakan Mukena Bersih (GMB) dalam Rekrutmen Relawan. Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam, 5(2), 1-16. https://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/altsiq/article/view/829
Purba, B. (2021). Model Perencanaan Komunikasi. Medan: UNDHAR PERSS.
Nizam, R. M., & Yasir, Y. (2022). Perencanaan Komunikasi Corporate Social Responsibility Pertamina RU II Sei Pakning dalam Pengembangan Ekowisata Arboretum Gambut. Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1). 1-15. https://doi.org/10.33021/exp.v5i1.1617
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Rosdiyani, T. (2020). Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Meningkatkan Pemahaman Prosedur Penyelamatan Diri. ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 1-7. https://doi.org/10.47080/abdikarya.v2i1.1066
Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: PT. Fajar Interpratama Mandiri.
Basarnas. (2020). Sejarah Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Diakses dari https://basarnas.go.id/sejarah
Basarnas. (2022a). Diklat SAR Tingkat Dasar Potensi 115. diakses dari https://denpasar.basarnas.go.id/artikel/diklat-sar-tingkat-dasar-potensi-115
Basarnas. (2022b). Kepala Kantor BASARNAS Bali Menutup Kegiatan Pelatihan Potensi SAR 115 Tingkat Nasional. diakses dari https://denpasar.basarnas.go.id/artikel/kepala-kantor-basarnas-bali-menutup-kegiatan-pelatihan-potensi-sar-115-tingkat-nasional
Basarnas. (2017). Struktur Organisasi Bandan Pencarian dan Pertolongan. diakses dari https://denpasar.basarnas.go.id/struktur-organisasi-basarnas
Basarnas. (2022c). 50 Peserta Dilatih Teknik Water Rescue. diakses dari https://denpasar.basarnas.go.id/artikel/50-peserta-dilatih-teknik-water-rescue
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nuning Indah Pratiwi, Martina Cahya Arista

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
